24 September 2026, 16:25 WIB
SoFi Bank mulai menyelesaikan transaksi kartu debit dan kredit Mastercard-nya menggunakan stablecoin sendiri, SoFiUSD, sejak 22 September. Angka $25 miliar yang menyertai kabar ini kerap disalahpahami: itu adalah proyeksi volume kartu tahunan yang direncanakan pindah ke jalur blockchain setelah migrasi rampung — bukan jumlah yang sudah benar-benar diselesaikan lewat SoFiUSD hari ini.
Yang penting dipahami, perubahan ini terjadi di belakang layar, bukan di kasir. Saat Anda menggesek kartu, ada dua hal berbeda yang berjalan. Pertama, pembayaran Anda ke toko. Kedua — yang jarang terlihat — proses *settlement*, yaitu perpindahan uang sesungguhnya antara bank, jaringan Mastercard, dan pedagang, yang biasanya baru tuntas belakangan. SoFiUSD dipakai di lapisan kedua ini, di antara lembaga keuangan dan pedagang, bukan untuk konsumen membayar langsung di toko.
Kenapa stablecoin? Stablecoin adalah token digital yang dipatok satu-untuk-satu terhadap dolar AS. Karena berjalan di atas blockchain, uang bisa berpindah kapan saja, termasuk di luar jam kerja bank dan akhir pekan. Dalam praktiknya, pedagang bisa menerima dana settlement di rekening SoFi Bank dan menarik tunai 24 jam tanpa biaya melalui layanan Big Business Banking. Inti masalah yang coba dipecahkan adalah kecepatan dan ketersediaan uang, bukan cara Anda berbelanja.
Migrasi ini belum selesai. SoFi dan Mastercard belum mengungkap berapa nilai yang sudah benar-benar diselesaikan lewat SoFiUSD, berapa jumlah transaksinya, maupun kapan migrasi penuh ditargetkan tuntas. Karena itu, jarak antara proyeksi $25 miliar dan realisasi sekarang masih menjadi bagian cerita yang belum terisi.
SoFiUSD diterbitkan oleh SoFi Bank, N.A., bank berlisensi nasional yang diawasi Office of the Comptroller of the Currency. Token ini dirancang bisa ditukar satu-untuk-satu dengan dolar AS dan disokong terutama oleh cadangan tunai; perusahaan mencatat token yang beredar sebagai kewajiban dan mengharuskan aset cadangan minimal setara dengan jumlah token yang beredar. Meski begitu, SoFiUSD bukan alat pembayaran yang sah, bukan simpanan bank, dan tidak dilindungi asuransi simpanan federal maupun SIPC — artinya nilainya bisa saja turun.
Langkah ini merupakan kelanjutan rencana yang diumumkan SoFi dan Mastercard pada Maret, disusul peluncuran Big Business Banking pada April. SoFi mulai mencetak SoFiUSD pada kuartal pertama 2026 dan membukanya bagi anggota pada kuartal kedua. Perusahaan menyebut sedang menjajaki penggunaan settlement stablecoin dengan sejumlah pedagang besar di AS, termasuk peritel multinasional dan platform layanan teknologi. "Dalam enam bulan, SoFi dan Mastercard membawa settlement stablecoin dari sekadar ide menjadi produk yang benar-benar berjalan dan secara nyata memperbaiki cara uang bergerak bagi bisnis," kata CEO SoFi Anthony Noto. Petinggi Mastercard, Sherri Haymond, menambahkan bahwa stablecoin baru menjadi berarti ketika ia menyelesaikan masalah nyata yang dihadapi bisnis setiap hari.
Yang layak diikuti ke depan adalah apakah pedagang-pedagang besar itu benar-benar ikut, seberapa cepat volume nyata mendekati angka proyeksi, dan kapan migrasi dinyatakan rampung. Selama rincian itu belum diumumkan, kabar ini lebih tepat dibaca sebagai tonggak awal sebuah infrastruktur pembayaran, bukan ukuran seberapa besar penggunaannya saat ini.