AS Timbang Dorong Stablecoin Dolar ke Luar Negeri, Bidik Permintaan Surat Utang

24 September 2026, 18:57 WIB


Pemerintah Amerika Serikat sedang menimbang langkah untuk mendorong proyek stablecoin berbasis dolar di luar negeri, sebuah gerakan yang bisa memperluas pemakaian dolar sekaligus menambah permintaan terhadap surat utang jangka pendek AS (Treasury bills).

Inti ceritanya ada pada bagaimana stablecoin bekerja. Stablecoin adalah aset digital yang nilainya dipatok ke dolar, satu koin kira-kira setara satu dolar. Supaya patokan itu terjaga, penerbitnya perlu menyimpan cadangan yang aman dan mudah dicairkan, dan surat utang jangka pendek pemerintah AS termasuk pilihan yang lazim. Jadi ketika makin banyak orang di luar negeri memakai stablecoin dolar, penerbitnya cenderung membeli lebih banyak surat utang itu sebagai penjamin. Dari sinilah muncul rantainya: makin luas pemakaian dolar dalam bentuk digital, makin besar pula permintaan atas utang pemerintah AS. Itu satu benang yang menjelaskan kenapa kabar soal aturan kripto bisa menyentuh pasar yang kelihatannya jauh, seperti pasar obligasi dan dolar itu sendiri.

Yang perlu dicatat, ini masih tahap pertimbangan, bukan kebijakan yang sudah berjalan. Arahnya belum pasti dan sangat bergantung pada bentuk aturan yang akhirnya dipilih serta seberapa besar adopsinya di lapangan. Kabar seperti ini lebih berguna dibaca sebagai gambaran arah kebijakan yang sedang dipikirkan ketimbang sebagai pemicu pergerakan langsung. Yang layak diikuti ke depan adalah apakah rencana ini benar-benar bergerak ke tahap konkret dan sejauh mana skalanya, karena di situlah dampaknya ke permintaan surat utang baru bisa terasa.